Resume Praktikum Basis Data Tentang DDL, DML, Agregasi dan Grouping

Hai semua! Pertama-tama saya ucapkan selamat datang di blog sederhana saya ini. Untuk post pertama saya, saya akan menjelaskan apasih yang dimaksud dengan DDL, DML, Agregasi dan Grouping dalam basis data itu. Untuk menjalankan semua itu, kita juga membutuhkan MySQL dan SQL. Apasih itu? oke mari saya jelaskan.

MySQL dan SQL

MySQL merupakan perangkat lunak sistem manajemen basis data relasional yang digunakan untuk mengelola atau mengnatur database yang memungkinkan user untuk berinteraksi dengan basis data di dalam disk. Lalu, Structured Query Language (SQL) adalah bahasa basis data yang paling populer saat ini.

Untuk menjalankan MySQL ini, kita bisa membuka software xampp dan klik start pada Apache dan MySQL. Setelah itu, buka command prompt dan masukkan c:\xampp\mysql\bin mysql -u root. Setelah itu kamu baru bisa memulai untuk membuat database dengan perintah-perintah yang ada.

Data Definition Language (DDL)

DDL atau Data Definition Language adalah bahasa basis data yang digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, dan menghapus basis data serta objek-objek yang diperlukan, seperti table, view, user, index dan sebagainya. DDL biasa digunakan oleh Data Base Administrator (DBA) dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

Di dalam DDL ini, ada perintah-perintah umum yang biasa digunakan, antara lain :

  • CREATE; digunakan untuk membuat objek baru. Contohnya antara lain Create Database, Create Function, Create Index, dll;
  • ALTER; igunakan untuk mengubah objek yang sudah ada. Contohnya antara lain Alter Database, Alter Table, Alter Function, dll;
  • DROP; digunakan untuk menghapus objek yang sudah ada. Contohnya antara lain Drop Database, Drop Table, Drop Function, dll;

Data Manipulation Language (DML)

DML atau Data Manipulation Language adalah bahasa/perintah SQL yang berfungsi untuk memanipulasi data yang ada di dalam basis data(database) dan digunakan untuk mengambil, memasukkan, memodifikasi, bahkan menghapus informasi/isi yang ada didalam database tersebut.

Ada beberapa perintah yang bisa diberikan pada DML. Pertama adalah select, perintah ini digunakan untuk pengambilan informasi yang disimpan dalam basis data. Kedua adalah Insert, perintah ini duganakan untuk penyisipan informasi baru ke basis data. Ketiga ada Delete,  dari kata juga kita sudah tau kalau perintah ini digunakan untuk penghapusan informasi dari basis data. Keempat dan terakhir adalah Update, perintah ini digunakan untuk modifikasi informasi yang disimpan dalam basis data.

Ini adalah beberapa contoh perintah DML yang bisa kita gunakan.

insert into mahasiswa values
(‘130001′,’Arief Novianto’,’Laki-laki’,’Pendidikan Ilmu Komputer’,’FPMIPA’),
(‘130002′,’Nissa Ladawidayanti’,’Perempuan’,’Ilmu Komputer’,’FPMIPA’),

select mahasiswa.nim, mahasiswa.nama, matkul.nama_matkul, matkul.jumlah_sks
from mahasiswa, matkul, kontrak
where mahasiswa.nim=kontrak.nim and matkul.kode_matkul=kontrak.kode_matkul;

UPDATE dosen SET nama=’Kusnendar Jajang’ WHERE nip=’1234’;

DELETE FROM kontrak WHERE id_kontrak=3;

 

Agregasi

Fungsi agregasi adalah fungsi matematika sederhana dalam SQL. Biasanya fungsi aggregasi ini digunakan pada bagian SELECT untuk melakukan perhitungan dengan melibatkan sekumpulan data atau nilai. Sedangkan grouping merupakan fungsi untuk mengelompokkan suatu data tabel berdasarkan salah satu field yang diperlukan dari tabel tersebut.

Ada beberapa fungsi aggregasi yang bisa digunakan di dalam sebuah database, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. AVG() atau Average(rata-rata)

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai rata-rata sekelompok nilai dari sebuah kolom (field) numerik.

Select AVG(nama_field) From nama_tabel;

2. COUNT()

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai jumlah data (baris/record) dari sekelompok data tabel maupun view.

SELECT COUNT(nama_field) From nama_tabel

3. MAX()

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai tertinggi sekelompok nilai dari sebuah kolom (field) numerik.

SELECT MAX(nama_field) From nama_tabel

4. MIN()

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai terendah dari sebuah kolom (field) numerik.

SELECT MIN(nama_field) From nama_tabel

5. SUM()

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai total jumlah sekelompok dari sebuah kolom (field) numerik.

SELECT SUM(nama_field) From nama_tabel

6. ROUND()

Fungsi ini digunakan untuk melengkapi bidang numerik dengan jumlah desimal yang ditentukan.

SELECT ROUND(nama_field,jumlah_decimal) From nama_tabel

7. STDDEV_POP()

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai standart deviasi populasi.

SELECT STDDEV_POP(nama_field) From nama_tabel

8. VAR_POP()

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai standart varian populasi.

SELECT VAR_POP(nama_field) From nama_tabel

 

Grouping

1. Order By

Order by adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan data secara
terurut berdasarkan nilai tertentu. Order by dikelompok menjadi 2 jenis yaitu ascending (data diurutkan dari yang terkecil ke terbesar) dan descending (data diurutkan dari yang terbesar ke terkecil).

SELECT *FROM(nama_tabel) ORDER BY atribut ASC/DESC

2. Group By

Group by merupakan perintah yang digunakan untuk mengelompokan
beberapa data pada perintah SELECT;

SELECT *FROM(nama_tabel) GROUP BY atribut;

3. Having

Fungsi having ini terkait dengan group by dan agregasiBiasanya digunakan untuk menentukan kondisi tertentu pada group by dan kondisi tersebut berkaitan dengan fungsi agrgasi. Fungsi havingsebenarnya memiliki kemiripan dengan where dalam penggunaannya. having digunakan dalam SQL karena where tidak dapat digunakan dengan fungsi agregasi.

SELECT atribut FROM nama_tabel GROUP BY atribut HAVING fungsi_agregasi:

4. View

View dapat disebut sebagai sebuah table semu/bayangan. Data-data pada
table view dapat merupakan gabungan dari data pada tabe-tabel lain. View dapat digunakan untuk membatasi pengaksesan atas sebuah table tertentu, jadi user hanya boleh melihat table yang berisi data-data secara spesifik.

Ini adalah perintah umum untuk membuat table semu atau bayangan.

CREATE VIEW NAMA_VIEW AS<QUERY>

CREATE VIEW V_nilaiMHS as Select a.nim, a.nama, b.nama_matkul, c.nama_dosen,
d.nilai
FROM mahasiswa as a, matkul as b, nilai as d, dosen as c
WHERE a.nim=d.nim and b.kode_matkul=d.kode_matkul and c.nip=b.nip;

Ini adalah perintah untuk menampilkan table semu itu.

SELECT * FROM Nama_Tabel_semu_yg_telah_dibuat;